Penulis: Hendra PriantonoSumber: Tabloid Senior Edisi Cetak No. 255/4-10 Juni 2004

Judul:

David Sungahandra: Komputer Bisa, Urusan Penyakit Bisa

Buah tidak jauh dari pohonnya. Ungkapan itu barangkali tepat untuk David Sungahandra. “Kata orang, keahlian saya karena keturunan. Kakek, paman kakek dan bibi saya berprofesi sebagai sinshe. Mereka ahli meramu
obat-obatan tradisional China,” tutur David Sungahandra (31 tahun).

David mengaku sejak kecil sudah pandai memijat orang. Awalnya, ketika duduk dibangku SMP, seorang temannya di sekolah mengalami sakit lambung. Spontan, ia mencoba memijat kaki temannya. Tanpa diduga pijatan tersebut memberi kesembuhan.

Belakangan ini baru tahu bahwa titik dikaki yang dipijatnya merupakan titik Zhusanli (St36). Titik itu dalam pengobatan akupuntur merupakan titik Panjang Umur (titik Dewa).

Sejak itu David kerap memijat teman sekolahnya yang mengalami sakit. “Dulu, ketika memijat teman, saya hanya mengandalkan naluri, titik mana yang harus diterapi. Misalnya, ketika temannya sakit kepala, seketika itu juga pundak saya terasa cenut-cenut. Nah, berdasarkan pengalaman, titik-titik dipundak itulah yang saya pijat,” tuturnya.

Dan memang, temannya itu mengaku rasa sakit dikepalanya hilang setelah pundaknya dipijat David. “Rasa cenut-cenut di pundak itu merupakan siyal buat saya dalam memijat. Bila saya sendiri yang sakit, saya hanya menekan secara naluriah, kira-kira titik mana yang harus diterapi,” ujar pria kelahirah 1973 ini.

Selanjutnya, saat David duduk di bangku kuliah semester akhir, bibinya yang seorang dokter TCM di Hongkong berkunjung ke Jakarta. Ketika itu bibinya mengalami diare yang tak kunjung reda, meski sudah disuntik antibiotik. Lalu, David dimintai untuk memijat bibinya yang sedang menderita itu.

“Saat itu saya memijat kaki dan tangannya berulang-ulang. Ketika sedang memijat, dia bilang bahwa pijatan saya adalah titik-titik akupuntur. Dia heran, disangkanya saya sudah belajar akupuntur,” papar alumus Jurusan Komputer Universitas Bina Nusantara Jakarta ini. “Karena saya tidak pernah belajar akupuntur, dia menganjurkan untuk mendalami teknik tersebut. Katanya, dengan pengetahuan akupuntur, saya bisa membuka klinik pengobatan. Setelah dipijat, dia merasa badannya lebih enteng dan tidak lagi sering diare.”

Atas anjuran bibinya, pada tahun 2000 David mengikuti kursus akupuntur di IKNI (Ikatan Naturopati Indonesia). Menurutnya titik-titik jarung akupuntur yang dipelajari di tempat kursus, sama dengan titik-titik ketika ia sedang memijat. “Saya sering lewat jalan tersebut, tapi tidak tahu nama jalan itu,” ujarnya melukiskan pengetahuan tentang akuputur pertama kali itu.

David mengaku, setelah menamatkan kuliah dan kursus, ia belum berani langsung membuka praktik pengobatan. “Saya lebih sering menerima panggilan untuk membersihkan virus komputer ketimbang melakukan penusukan dengan jarum akupuntur. Meski begitu sesekali memijat orang sakit masih saya tangani. Kebetulan saya pernah mengalami sakit paratifus. Saya tidak pergi ke dokter, melainkan menusukkan jarum akupuntur di tubuh ini. Hasilnya, saya bisa sembuh,” kata pria yang telah mendalami pengobatan herbal di China itu.

Dari pengalaman menyembuhkan diri sendiri, ia mulai memberanikan diri membuka praktik pengobatan dengan akupuntur hingga sekarang.
===

Keahlian:

  • Chinese Herbal,
  • Akupunktur dan Moxibasi,
  • Akupresur (anmo, tuina),
  • Pijat terapi.

Praktek:

  • Klinik Velda : Jalan Warakas I No 86-88 Phone 021.4352922
    (Klinik Rehabilitasi Stroke dan Penyakit Umum dan Gangguan pada Kesehatan)
  • Klinik Lotus: Jalan Kh. Moh. Mansyur 126D Phone 021.6282079
    (Klinik Akupunktur untuk penyakit umum seperti sakit kepala, sakit pinggang, kesemutan, sampai masalah pria dan wanita, kerontokan dan kebotakan rambut, serta pelangsingan)

Telepon Pribadi:

087711633000
021 96 77 5000

Email:

dsoeng@gmail.com
dsoeng@yahoo.com

Konsultasi Online

Twitter: @dsoeng
Line: dsoeng

3 Tanggapan to “Tentang David Sungahandra”

  1. fanny wijaya Says:

    teknik tekhnik akupuntur memang baru saya ketahui baru baru ini dan melihat perkembangan yang terjadi saat mama saya sakit dan di akupuntur oleh Shinse David ternyata banyak kemajuan dan hasil nya sangat fantastis, terimakasih Shinse.Davidc cccc a

  2. lenny Says:

    Sinshe David, mama saya terkena hidrocephalus.. Apakah dapat disembuhkan tanpa di operasi melainkan melalui akupuntur serta pengobatan herbal. Ke lokasi klinik mana kami harus datang? Tlg infonya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s