Ingin tampil cantik dan menarik dengan tubuh ideal merupakan dambaan kaum wanita. Banyak cara yang mereka lakukan demi mendapatkannya. Dari diet ketat sesuai anjuran dokter sampai mengonsumsi berbagai obat pelangsing badan. Bahkan promosi dari klinik-klinik pelangsing badan baik dengan obat maupun alat mampu membius kaum hawa.

HANYA saja, banyak dari wanita-wanita ini yang kurang awas dengan bentuk promosi pelangsing badan. Kondisi badan setiap orang yang berbeda-beda sudah tentu akan berpengaruh pada obat atau alat yang digunakan untuk melangsingkan badan. Wanita harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang pelangsingan badan, sehingga mampu memilih cara yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Kalau mereka salah memilih cara pelang-singan badan, akan berpengaruh pada kondisi rahimnya, ujar David Sungahandra, pakar akupunktur kepada Berita Kota, belum lama ini.

Sebagian besar, pasien-pasien David yang datang dengan masalah sulit punya anak disebabkan karena mengonsumsi obat atau menggunakan peralatan pelangsing badan yang tidak tepat. Ada yang seharusnya untuk membakar lemak, tetapi menggunakan metode menghabiskan cairan dalam tubuhnya. Akibatnya, tubuh kekurangan cairan dan rahim terpengaruh sehingga menjadi kering.

Rahim yang kering akan menyulitkan seorang wanita untuk memiliki keturunan.

Biasanya, karena keinginan untuk tampil cantik dan langsing membuat wanita tidak memperhatikan kondisi tubuhnya dan menganggap kondisi rahimnya pun dalam keadaan balk.

Rahim yang kering menurut David akan mengganggu keseimbangan tubuh seseorang. David akan memperbaiki ketidakseimbangan Ini terlebih dahulu dan tentunya melakukan pemeriksaan melalui nadi. Biasanya, wanita yang rahimnya bermasalah, kondisinya terlalu dingin. David harus menghilangkan kondisi dingin itu menjadi lebih baik sehingga rahim pun berangsur pulih.

“Jika kondisi tubuh pasien mulai seimbang, tubuh yang pintar ini pun akan mengolah sendiri dan mulai memperbaiki yang tidak seimbang. Tubuh ini sangat pintar. Tuhan sudah menciptakan tubuh kita untuk dapat menyembuhkan diri sendiri,” papar David. Tusukan tusukan pada titik-titik akupunktur membantu tubuh mengembalikan keseimbangan yang hilang. David tidak bisa mengatakan jumlah pasti jarum yang la gunakan. Antara 1-20 jarum dipergunakan sesuai dengan kondisi pasien.

Penggunaan satu jarum pada pasien yang kurang berani dengan suntikan. Akan tetapi, titik-titik akupunktur yang ditusuk jumlahnya bisa lebih banyak. Titik yang ditusuk dari pertemuan pertama ke pertemuan berikutnya bisa lebih banyak atau lebih sedikit. Tergantung lagi dari kondisi pasien pada kedatangan berikutnya.

David menyarankan pasien untuk datang minimal 6 kali pertemuan dengan frekuensi kedatangan 2 kali seminggu. Selama masa pengobatan ini, pasien masih bisa berhubungan dengan suaminya. Akan tetapi, jika masalahnya berat, David menyarankan pada dua pekan pertama masa pengobatan, pasien tidak berhubungan dahulu dengan suaminya.

Pada orang-orang yang bermasalah memiliki anak, David selalu menyarankan agar suami dan istri datang bersama. Karena masalah tidak hanya ada pada istri tetapi juga suami. Beberapa kali saya menemukan justru suaminya yang bermasalah, tutur David.

Selain memberikan pengobatan dengan akupunktur, David pun memberikan obat herbal. Ia biasanya menggunakan obat-obatan dari ramuan herbal China. Untuk masalah susah punya anak, David banyak memberikan ginseng, serta beberapa jenis ramuan herbal yang lain yang sudah dikelal ampuh ribuan tahun yang lalu.

Mengatasi kebotakan

David sebenarnya bukan hanya ahli mengatasi sulit memiliki keturunan. Dia juga sudah tama dikenal bisa membantu menangani masalah kebotakan. Akupunktumya banyak menolong orang-orang yang bermasalah dengan kerontokan. Termasuk mereka yang sudah lanjut usia.

Sebenarnya, urusan kebotakan ini faktor utamanya berasal dari masalah pada organ-organ tubuh. Bukan semata-mata karena faktor pada rambutnya, ujar David Sungahandra.

Orang yang bermasalah dengan rambutnya, akan diperiksa secara keseluruhan. Dari hasil pemeriksaan, banyak ditemukan gangguan pada fenomena organnya. Entah ginjalnya yang lemah, hatinya atau lambungnya. Setelah diketahui penyebabnya, David akan memperbaiki terlebih dahulu sumber masalahnya.

Selama proses pengobatan organ yang rusak, perlakukan David sama dengan pengobatan lainnya. Setelah organ yang bermasalah sembuh, langkah berikutnya melakukan rangsangan kepada akar-akar rambut yang sudah tertidur. Saat memberikan rangsangan ini, prosesnya bisa menjadi lebih cepat karena sumber masalah sudah dibereskan.

Yang penting dalam pengobatan itu, kuatkan dulu pondasinya baru menambal yang sudah bocor. Kalau pondasinya tidak kuat, maka yang bocor tidak akan bisa dibereskan, ujar David mencontohkan.

Selain memperbaiki organ bermasalah, David juga membantu memperbaiki keseimbangan tubuh. Ketahanan tubuh menjadi hal yang penting dalam proses setiap penyembuhan, dw. (Wartakota 20110501 / Beritakota 20110602)