Moxibustion adalah teknik pengobatan tradisional ala Tiongkok yang melibatkan pembakaran dari daun mugwort, untuk memfasilitasi penyembuhan. Moxibustion telah digunakan di seluruh Asia selama ribuan tahun; sebenarnya, sebenarnya karakter China untuk akupunktur, 针灸 diterjemahkan secara harfiah, berarti “akupunktur-moxibustion.” Tujuan moxibustion adalah untuk memperkuat darah , merangsang aliran qi, dan menjaga kesehatan umum.


Moksibasi Langsung dan Tidak Langsung

 Ada dua jenis moxibustion: langsung dan tidak langsung. Moxibasi langsung, berbentuk kerucut moxa ditempatkan di atas sebuah titik akupunktur dan dibakar. Jenis moxibasi ini lebih lanjut dibagi menjadi dua tipe: berbekas (skar) dan tanpa bekas (non-skar).

Moxibasi langsung ber-skar, yaitu moxa dibakar langsung di atas di salah satu titik akupuntur, dan terbakar seluruhnya. Hal ini dapat mengakibatkan bekas luka seperti kulit melepuh. 

Moxibasi langsung tanpa skar, moxa yang ditempatkan di atas titik akupuntur, tetapi dipadamkan sebelum membakar kulit. Pasien akan merasakan sensasi panas yang mendalam dari permukaan kulit, namun tidak mengalami sakit, melepuh atau pun timbulnya skar kecuali moxa dibiarkan di tempat terlalu lama hingga membakar kulit.

Moxibasi jenis ini juga dapat menggunakan tambahan beberapa lapisan jahe di tempel diatas titik akupuntur
Moxibasi Akupuntur

Moxibasi Akupuntur

kemudian moxa dibentuk  seperti kerucut lalu dibakar sampai habis.

Moksibasi tidak langsung, saat ini cara ini semakin populer, bentuk perawatan dengan risiko yang rendah dari rasa sakit atau terbakar. Moxa yang digunakan adalah moxa batang, moxa kira-kira bentuk dan ukurannya seperti cerutu, dibakar dan didekatkan di atas sekitar daerah atau titik akupuntur selama beberapa menit sampai daerah tersebut berubah merah. Moxibasi ini dapat menggunakan jarum akupunktur dan moxa.  Jarum akupuntur dimasukkan ke dalam titik akupuntur dan didiamkan. Kemudian ujung jarum dibungkus dngan moxa dan dibakar, menghasilkan panas ke titik dan daerah sekitarnya. Setelah efek yang diinginkan telah tercapai, moxa dipadamkan dan jarum diangkat.  


Apa Kegunaan Moxibasi?

Moxibasi telah berhasil digunakan untuk memutar-balikkan posisi badan bayi sungsang ke posisi normal, kepala bayi dibawah, sebelum melahirkan.

Moxibasi adalah pengobatan  tradisional ala Tiongkok yang digunakan untuk orang yang memiliki kondisi dingin atau terhambat. Pembakaran Moxa diyakini dapat membuang dingin dan hangat di meridian, yang mengarah ke aliran darah halus dan qi.  Moxibasi telah berhasil digunakan untuk memutar-balikkan posisi badan bayi ke posisi normal, kepala bayi dibawah, sebelum melahirkan.  

Sebuah riset yang dituangkan dalam jurnal dari Asosiasi Kedokteran Amerika tahun 1998 menemukan bahwa hampir 75% perempuan menderita bayi sungsang sebelum kelahiran bayi, telah berhasil diputar ke posisi normal setelah menerima moxibasi pada titik akupunktur di meridian kandung kemih.

Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa moxibasi dapat meningkatkan gerakan janin pada ibu hamil, dan dapat mengurangi keram saat datang bulan atau menstruasi jika digunakan bersama dengan akupunktur tradisional.


Mengapa Akupunturis menggunakan mugwort? Mengapa tidak menggunakan beberapa ramuan lainnya?

Mugwort, dikenal sebagai artemesia vulgaris atau 艾葉 [ai ye] , memiliki sejarah panjang dalam penggunaan obat rakyat. Penelitian telah menunjukkan bahwa ai ye bertindak sebagai perangsang aliran darah yaitu agen yang akan meningkatkan sirkulasi darah ke daerah panggul dan kandungan dan merangsang terjadinya menstruasi. Hal ini bisa menjelaskan penggunaannya dalam memperlakukan kelahiran bayi sungsang dan rasa sakit saat menstruasi.


Setiap orang dapat Melakukan Moxibasi?

 Walaupun moxibasi tergolong aman digunakan dalam pengobata tradisional Tiongkok selama berabad-abad, namun tidak untuk semua orang. Karena itu digunakan khusus untuk pasien yang menderita dingin atau keadaan stagnan, moxibasi tidak boleh digunakan pada orang didiagnosa menderita terlalu banyak panas. Untuk itu hanya praktisi yang dapat melakukannya atau atas anjurannya.

Pembakaran moxa juga menghasilkan banyak asap dan bau yang tajam. Pasien yang mempunyai masalah dengan pernapasan dapat meminta kepada akupunturis untuk menggunakan moxibasi tanpa asap sebagai jalan alternatif.